SHOLAWAT RIDLO
Salam sejahtera kepada junjungan kami nabi Agung Muhammad  sang pembawa rahmat bagi seluruh alam. salam sejahtera, semoga Allah melimpahkan keberkahan kepadamu juga kepada keluarga dan para sahabatmu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain  Allah dan engkau wahi nabi Muhammad   adalah utusan-Nya yang membawa risalah, yang menunaikan amanat, penasehat umat, yang berjihad (berjuang) dengan jihad yang sebenarnya. Ya Allah, limpahkanlah kemuliaan dan derajat yang tinggi kepada nabi kami Muhammad  tempakanlah beliau di maqom (tempat/kedudukan) yang tertinggi, yang terpuji, karena Engkau adalah Dzat yang tidak pernah mengingkari janji. Ya Allah, limpahkanlah kepada kami umat Muhammad-Mu kebaikan dunia dan akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka. Amiin. 

Dalam sebuah riwayat dikisahkan, ketika  Baginda Rasul Muhammad  sedang berkumpul bersama paa sahabat, lalu kanjeng Rasul Muhammad  bertanya “Wahai sahabatku, tahukah kalian, siapakah hamba Allah yang paling mulia di sisi Allah?” lalu para sahabat menjawa “Para Malaikat ya Rasul..!” jawab Kanjeng Nabi  “Ya para malikat itu mulia. mereka dekat dengan Allah, sellau berdzikir, bertasbih kepada Allah, tentulah mereka itu mulia. namun bukan itu yang aku maksudkan.” Lalu para sahabat meyahut “tbentu para nabi ya Rasul ” Kanjeng Nabi  tersenyum dan berkata “Ya para Nabi sudah tentu mulia, mereka itu utusan Allah di muka bumi ini, mana mungkin mereka ini tidak mulia, tapi ada yang lebih mulia.” Para sahabat terdiam, hingga salah satu dari sahabat berkata “Ya Rasulallah  apakah kami yang mulia itu?
Kemudian baginda Rasul memandang wajah para sahabat satu persatu. Rasulullah  tersenyum dan berkata “Tentulah kalian ini mulia, karena kalian dekat dengan aku, karena kalian mau membantuku, bagaimana mungkin kalian tidak mulia.” mendengar jawaban itu para sahabat terdiam tak mampu berkata apa-apa lagi. 
    lLalu baginda Rasul  merundukkan wajahnhya yang mulia itu, kemudian baginda Rasul  menangis dihadapan para sahabatnya, para sahabatpun bertanya-tanya “Mengaopa engkau menagis wahai Rasul ” Kemudian Rasulullah  mengangkat wajahnya. Terlihat jelas air matanya yang berlinang membasahi pipi dan janggutnya, lalu berkata “wahai para sahabatku, tahukah kalian siapa orang yang mulia itu? Mereka adalah para manusia, yang akan lahir jauh setelah wafatku nanti. Mereka begitu mencintai Allah. dfan tahukah kalian? Mereka tak pernah melihat wajahku, mereka tidak hidup denganku seperti kalian, tapi mereka begitu rindun kepadaku. Dan saksikanlah hawai sahabatku, bahwa akupun rindu kepada mereka, oranhg-orang yang mulia itu. mereka adalah umatku.”Baginda Nabi   meneteskan air matanya dan para sahabatpun iktu menangis.   

Sekarang coba kita renungkan. tanyakan pada diri sendiri. Apakah kita tergolong orang-orang yang dirindukan oleh Rasulullah  ??? Apakah kita pernah meneteskan air mata karena rindu kepada sang Rasul  ??? 
Diceritakan oleh Imam Sya’roni, bahwa barang siapa yang bersedia membaca sholawat Ridlo ini maka wajib baginya mendapatkan syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad . Berikut teks bacaan sholawat Ridlo. 
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صلاة تَـــكُوْنُ لَكَ رِضَآءً وَلِحَقِّهِ أَدَآءً وَأَعْطِهِ الْوَسِيْلَةَ وَالْـمَقَامَ الْـمَحْمُوْدَ الَّذِى وَعَدْتَهُ.

Ya Allah. limpahkanlah kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya dengan bacaan sholawat yang mendapat Ridlo-Mu, dan sebagai perantara untuk berjumpa dengannya , serta limpahkanlah kepadanya wasilah dan kedudukan yang terpuji sebagaimana kedudukan yang telah Engkau Janjikan kepadanya .


Sumber https://mbahkenyung.blogspot.com/